INTERVENSI MEDIS MODERN TERHADAP KEHIDUPAN SUKU ANAK DALAM (KASUS BATIN SEMBILAN DI HUTAN HARAPAN)

Hairul Anwar, Alna Hanana, Sidarta Pujiraharjo

Abstract


Agenda tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) mendorong instansi pemerintah, perusahaan swasta dan lembaga swadaya masyarakat melakukan gerakan kesehatan inklusif pada kelompok masyarakat rentan yang bermukim jauh dari fasilitas kesehatan umum. Upaya pelayanan dan promosi kesehatan salahsatunya diinisiasi oleh perusahaan Restorasi Ekosisitem
Indonesia (P.T. REKI) yang bernama Klinik Besamo. Kajian ini hendak menganalisis intervensi Klinik Besamo terhadap kehidupan Suku Anak Dalam Batin Sembilan berkenaan aspek kesehatan, pengalaman mendapat pelayanan dan promosi kesehatan medis modern, dan bagaimana mereka menegosiasikan
sistem medis tradisional yang turun-temurun dipraktikkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokus penelitian berada di Hutan Harapan Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan dan wawancara mendalam kepada tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, staf pendamping dari P.T. REKI, dan Suku Anak Dalam Batin Sembilan. Temuan penelitian yaitu, perubahan ekosistem hutan dan dinamika sosial budaya yang terjadi saat ini membawa perubahan pola hidup, penghidupan, dan aspek kesehatan Suku Anak Dalam Batin Sembilan. Intervensi medis modern yang dilakukan oleh Klinik Besamo P.T. REKI mendapat penerimaan dari Suku Anak Dalam Batin Sembilan karena khasiat langsung yang dirasakan dari penanganan menggunakan obat kimia. Layanan dan promosi kesehatan modern kemudian menegosiasikan praktik pengobatan tradisional. Suku Anak Dalam Batin Sembilan memetakan ulang pengetahuan tentang penyakit dan cara penanganannya menggunakan medis modern.


Keywords


Batin Sembilan; Hutan Harapan; Kesehatan; Klinik Besamo; Suku Anak Dalam

Full Text:

PDF

References


Andaya, Barbara. 1993. To Live as Brothers. Southeast Sumatra in the Seventeenth and Eighteenth Centuries. Honolulu: University of Hawai Press.

Asra R, Silalahi M, Fijridianto I A. 2020. “The practice and plants used in Besale ritual healing by the Anak Dalam Tribe in Nyogan Village, Jambi, Indonesia” dalam Jurnal Biodiversitas, 21(10), 4529-4536.

Asrar, Muhtadi. 2019. Besale dalam Pengobatan Tradisional Suku Batin Sembilan (Studi Etnografi Ritual Pengobatan di Desa Bungku Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari). Padang: Universitas Andalas.

Foster G M, Anderson B G. 1986. Antropologi Kesehatan terj: Priyanti Pakan dan Meutia F. Hatta Swasono. Jakarta: UI-Press.

Hadriyanti, Armini, dkk. (2020). Studi Etnobotani di Hutan Harapan Suku Anak Dalam Batin Sembilan Desa Bungku Kecamatan Bajubang Batang Hari Provinsi Jambi. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 6 (2), 861-871.

Hidayat Rian. 2012. Membangkit Batang Terendam Sejarah Asal Usul, Kebudayaan dan Perjuangan Hak SAD Batin 9. Jambi: Yayasan Setara Jambi.

Hutan Harapan. 2020. Satu Dekade Pengelolaan Restorasi Ekosistem. Jambi: PT REKI (Restorasi Ekosistem Indonesia).

Poerwanto, Hari. 2010. Kebudayaan dan Lingkungan dalam Perspektif Antropologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Prasetijo, Adi. 2011. Serah Jajah dan Perlawanan Yang Tersisa (Etnografi Orang Rimba di Jambi). Jakarta: Wedatama Widya Sastra.

Rahardjo Mudjia. 2017. Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif: Konsep dan Prosedurnya. Malang: Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (Unpublished).

Sukmareni. 2015. Buletin Alam Sumatera Edisi Januari 2015. Jambi: KKI Warsi.

Wellin E. 1977. “Theoritical Orientations in Medical Anthropology: Continuity and Change Over the Past Half-century” dalam Culture, Disease, and Healing: Studies in Medical Anthropology. New York: Macmillan Pub.Co.Inc.

Yahya. 2017. Respon Terhadap Penyakit: Studi Etnografi Perawatan Kesehatan Penderita Malaria di Kecamatan Topoyo, Propinsi Sulawesi Barat. Makassar: Universitas Hasanuddin.

Yin Robert K. 1994. Case Study Research. London: SAGE Publications.




DOI: https://doi.org/10.36869/pjhpish.v8i1.229

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Pangadereng : Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora

 

 

 

 

 

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Atribution 4.0 International.