HILANGNYA HAK EKSKLUSIF TANAMAN REMPAH ASLI INDONESIA

Sunardi Purwanda

Abstract


Akibat praktik monopoli dagang oleh VOC di masa lalu, terjadilah tindakan penyelundupan tanaman rempah asli Indonesia. Tanaman rempah selundupan berhasil dikembangbiakkan dan membuat komoditas rempah bukan lagi menjadi barang yang mewah. Rempah semakin dekat dengan konsumen rempah dunia Eropa. Artikel ini menggambarkan tentang kebijakan monopoli dagang VOC di masa lampau yang membuat rempah-rempah asli Indonesia keluar dari lingkungan alamnya dan berdampak pada Indonesia secara materiel dan imateriel. Penelitian ini menggunakan pendekatan sejarah, selain menggunakan pendekatan socio-legal. Hapusnya hak ekslusivitas terhadap tanaman rempah asli Indonesia telah membawa kerugian secara ekonomi bagi Pemerintah Indonesia. Tidak adanya perlindungan hukum terhadap tanaman rempah asli Indonesia pada masa penguasaan VOC di Nusantara ternyata berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap Pemerintah Indonesia dan masyarakat Kepulauan Maluku pada saat ini. Bentuk kerugian imateriel juga telah “mencabut” ingatan kolektif atas kekayaan rempah di Kepulauan Maluku, selain terhapusnya ingatan “pengetahuan tradisional” akibat proteksi tanaman rempah oleh Belanda di masa lalu.


Keywords


Hak Eksklusif; Praktik Monopoli; Rempah



DOI: https://doi.org/10.36869/pjhpish.v8i1.235

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Pangadereng : Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora

 

 

 

 

 

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Atribution 4.0 International.