GEREM ASEM: KULINER CITA RASA PESISIR BANTEN

Agus Heryana, Ria Andayani Somantri

Abstract


Gerem asem adalah makanan tradisional cepat saji masyarakat pesisir atau pantai utara Banten yang memiliki cita rasa khas. Ada beberapa hal yang melatar belakangi penelitian  yang berjudul Gerem Asem: Kuliner Cita Rasa Pesisir Banten: (1) Latar belakang sejarah Banten yang sarat dengan pergulatan perdagangan rempah  dunia internasional pada abad ke-16 dan ke-17, terutama lada; (2)  Gerem asem merupakan makanan tradisional khas Banten yang memiliki cita rasa tersendiri. Kekhasan tersebut menimbulkan keingintahuan akan aspek pembuatannya; (3) Gerem asem sebagai produk budaya kuliner masyarakat Banten akan mencerminkan aspek-aspek budaya di dalamnya. (4) Pada praktiknya gerem asem -sebagaimana pula budaya lainnya- akan berhadapan dengan perubahan lingkungan dan paradigma pemiliknya. Akankah perubahan tersebut terlihat pada gerem asem? Adapun tujuan dari penelitian tersebut: (1) Mengetahui gerem asem dalam tinjauan kuliner; (2) Mengetahui posisi gerem asem dalam konteks Jalur Rempah; dan  (3) Mengetahui  aspek budaya yang terdapat dalam   gerem asem. Metode penelitian yang digunakan untuk menjawab masalah tersebut bersifat kualitatif dengan pendekatan deskripsi analisis. Adapun teknik pengumpulan data yang dipakai adalah studi pustaka, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan, gerem asem merupakan salah satu jejak Jalur Rempah yang masih tersisa hingga saat. Penandanya adalah penggunaan rempah-rempah pada proses pembuatan gerem asem. Gerem asem juga menjadi salah satu identitas kuliner masyarakat pesisir Banten karena sudah menjadi bagian dari totalitas budaya mereka.


Keywords


gerem asem; kuliner; pesisir banten;

Full Text:

PDF

References


Adimihardja,Kusnaka. 2005. Makanan dalam Khazanah Budaya. Bandung: Disbudpar Propinsi Jawa Barat dan UPT INTRIK Universitas Padjadjaran.

Guillot,Claude. 2008. Banten: Sejarah dan Peradaban Abad X-XVII. Jakarta: KPG, École française d’Extrême-Orient, Forum Jakarta-Paris Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional

Hakim, Luchman. 2015. Rempah Dan Herba Kebun-Pekarangan Rumah Masyarakat: Keragaman, Sumber Fitofarmaka dan Wisata Kesehatan-kebugaran. Yogyakarta: In Diandra Pustaka Indonesia.

Helman, C. G. (1994). Culture, Health, and Ilness: An Introduction to Health Professional. London: Butterworth Heinemann.

Heryana, Agus. 2015. Bentuk-Bentuk Islamisasi Pada Naskah Babad Banten (07.74) Koleksi Museum Sribaduga. Makalah. Bandung: Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Balai Pengelolaan Museum Negeri Sribaduga

Khairunnisa. 2020. Makna Tradisi Ngerabeg dalam Acara Selametan Pernikahan di Wilayah Banten (Studi Kasus Desa Deringo Kecamatan Citangkil Kota Cilegon). Skripsi. Jakarta: Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik Universitas Islam Negri Syarif Hidayatullah

Moleong,Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mahmudah,Zahrotul dan Dewi, Tri Kurnia. 2011. Babad Banten (07.74). Bandung: Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Balai Pengelolaan Museum Negeri Sribaduga

Mu’jizah. 2009. Iluminasi dalam Surat-Surat Melayu Abad ke-18 dan ke-19. Jakarta: KPG, École française d’Extrême-Orient, Pusat Bahasa - Departemen Pendidikan nasional, KITLV.

Moeriabrata-Arbai, A. 2017. Makanan Tradisional Makna Sosial Budaya dan Manfaatnya sebagai Makanan Sehat (Functional Food) serta Upaya Pelestariannya. Surabaya: Airlangga University Press.

http://repository.unair. ac.id/72117/1/PG.-242-10-Arb-m. pdf.

Raffles,Thomas Stamford. 2016. The History od Java. Yogyakarta: Narasi

Sadiyah,Dedeh Ni’mati. 2017. Tradisi Panjang Mulud di Banten Dalam Naskah Sajarah Banten. Serang: Laboratorium Bantenologi.

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Demayanti, F., & Soenarto, S. Pengembangan Video Pembelajaran Bumbu Dan Rempah Pada Mata Pelajaranpengolahan Makanan Kontinental. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 5(1), 2018. 91–102

Rahman,Fadly. Banten & formasi Budaya kuliner yang multikultur. Makalah. Makalah.Webinar Jalur Rempah Warisan Budaya Jalur Rempah di Banten” BPNB Jawa Barat & Banten 7 November 2020.

Rochmawati, N., Nailah, N., & Oktariadi, I. Penelusuran Jejak Makanan Khas Semarang Sebagai Aset Inventarisasi dan Promosi Wisata Kuliner Jawa Tengah. DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip, 1(1), 2013. 7–11. M https://doi.org/https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/dipoipteks/article/view/5462

Syarifuddin, Didin; Noor, Chairil M. ; Rohendi, Acep. “Memaknai Kuliner Lokal Sebagai Daya Tarik Wisata Kota Bandung”. JURNAL ABDIMAS BSI Vol. 1 No. 1 Februari 2018, Hal. 55-64

Tyas, A. S. “Identifikasi Kuliner Lokal Indonesia dalam Pembelajaran Bahasa :Inggris. Jurnal Pariwisata Terapan”, 2017. 1-13. https://jurnal.ugm. ac.id/jpt/article/view/24970

Marwanti. “Menanamkan Kebiasaan Mengkonsumsi Makanan Tradisional sebagai Aset Budaya dan Wisata Boga”. Cakrawala Pendidikan, 1997: 96-101. https://journal. uny.ac.id/index.php/cp/article/ view/9267.

Pramesthi,Dyah; Ardyati, Isyana; Slamet,Agus. “Potensi Tumbuhan Rempah dan Bumbu yang Digunakan dalam Masakan Lokal Buton sebagai Sumber Belajar” BIODIK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi . Volume 6, Nomor 03, Tahun 2020, Hal. 225-232

Purna, I Made dan Dwikayana, Kadek. Betutu Bali : Menuju Kuliner Diplomasi Budaya Indonesia .Patanjala Vol. 9 No. 2 Juni 2019: 265 - 280

Rosidin, Odien. Riansi, Erwin Salpa. Muhyidin, Asep. Leksikon Kuliner Tradisional Masyarakat Kabupaten Pandeglang. LITERA, Volume 20, Nomor 1, Maret 2021 hal.49-75

Tustiantina, Diana. Asem, Sawo, Kelapa, dan Masyarakat Kota Serang. PARADIGMA Jurnal Kajian Budaya Vol. 7 No. 1 2017: 1–13

Yana, T., Malik, A., & Kurniawan, F. (2018). Study Jenis Rempah–Rempah Dan Pemanfaatannya Di Pasar Tradisional Angso Duo. Uin Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. https://doi.org/http://repository.uinjambi.ac.id/1001/

Yudha, I Putu Putra Kesuma. “Sate dan Stratifikasi Sosial Masyarakat Desa Adat Blayu” pada Jurnal Penelitian Sejarah dan Nilai Tradisional BPNB Bali Vol 22 No 2. 2015.




DOI: https://doi.org/10.36869/pjhpish.v8i1.247

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Pangadereng : Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora

 

 

 

 

 

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Atribution 4.0 International.