PERILAKU KORUPTIF DALAM TINJAUAN ISLAM DAN KEARIFAN LOKAL BUGIS: SEBUAH AGENDA REVOLUSI MENTAL ANTI KORUPSI

Jum Mardi

Abstract


Penelitian ini didasarkan pada permasalahan bangsa yang kompleks dan fundamental, yang diindikasikan oleh lemahnya mentalitas, sehingga berdampak pada budaya korupsi secara masif. Tujuan dari penelitian ini untuk membangun mental anti korupsi, melalui kajian perspketif Islam dan kearifan lokal Bugis. Penelitian ini juga berupaya untuk merumuskan dan menemukan konsep perlawanan terhadap perilaku koruptif berdasarkan nilai Islam dan kearifan lokal Bugis. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deksriptif-kualitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder, atau disebut dengan studi literatur. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan tiga alur, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitin ini menunjukkan bahwa perilaku koruptif sangat bertentangan dengan nilai-nilai keadilan dan akhlaq dalam Islam, dan berlawanan dengan nilai-nilai kearfian lokal Bugis. Islam memulai pencegahan dari sisi dalam pada manusia berdasarkan konsep perubahan aqli (pola pikir), qalb (hati), dan nafs (nafsu). Kemudian melalui kearifan lokal Bugis, pencegahan korupsi harus senantiasa merujuk pada prinsip yaitu lempu‟ (kejujuran), amaccang (kecendikiaan), agettengeng (keteguhan), asitinajang (kepatutan), reso (usaha keras), dan ati mapaccing (bawaan hati yang baik). Nilai-nilai ini harus diperkuat dan diinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu membangun mentalitas budaya anti korupsi pada level individu, sosial, bangsa.


Keywords


Perilaku Koruptif; Revolusi Mental; Nilai Islam; Nilai Kearifan Lokal Bugis.

References


Adawi, Musṭafa. 1997. Fiqhul Akhlak. Jeddah: Dar Majid Usairi Lin Nasri wat-Tauzi.

Al-Attas, Syed M. Naquib. 2003. Filsafat dan Praktik Pendidikan Islam. Bandung: Mizan.

Al-Ghazali, Imam. 2005. Ihya ‘Ulum al-Din, cet. I.Beirut: Dar Ibn Hazm.

Al-Jurjani, Ali bin Muhammad. 1978. Kitab al-Ta’rifat. Beirut: Maktabah Lubnan.

Atmaja, Wahana. 2015. Semiotika Revolusi Mental, No. 91 Th. XXXI Mei 2015.

Fachruddin, Ambo Enre. 1992. Beberapa Nilai Sosial Budaya dalam Ungkapan dan Sastra Bugis. Pidato Pengukuhan Guru Besar. Jurnal PINISI, Vo. 1. FBS IKIP Ujung Pandang.

Harahap, Hakim Muda. 2009. Ayat-ayat korupsi. Yogyakarta: Gama Media.

Hidaytullah, Ajat Sayrif. 2018. Konsep Revolusi Mental Perspektif Islamic Values. Jurnal Prosiding. Peserta PKU Universitas Darussalam Gontor Angkatan XI. Utusan PPM Daarul Huda Banjar Jawa Barat.

Huntington, Samuel P. 1968. Political Order in Changing Societies. New Haven: Yale University Press.

Ibn Rusyd. 1998. Al-Dharuri fi al-Siyasah: Mukhtashar Kitab al-Siyasah li- Aflathun, diterjemahkan dari bahasa Ibrani oleh Ahmad Syahlan, dan disunting oleh M. Abid al-Jabiri, cet. I. Beirut: Markaz Dirasat al-Wihdah al-‘Arabiyyah.

Koentjaraningrat. 2000. Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia.

Langgulung, Hasan. 2003. Asas-Asa pendidikan. Jakarta: Pt. Al Husna.

Machmud, A Hasan Silasa. 2010. Refleksi 75 Tahun Prof. Dr. Hj. Andi Rasdiyanah; Meneguhkan Eksistensi Alauddin. Cet. I; Makassar: Pustaka Al-Zikra.

Moleong, Lexy J. 1988. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Proyek Pengembangan LPTK.

Musa, Bakar. 1988. Kebebasan Dalam Islam, Tegal Arum: Pt. Alma‟Afif.

Nye, Joseph S. 1967. Corruption and Political Development: A Cost Benefit Analysis. American Political Science Review 51, Juni.

Permono, Hadi Sjechul. 1994. Kontekstualisasi Fiqih dalam Era Globalisasi (Orasi Ilmiah dalam rangka Pengukuhan Guru Besar Madya dalam Ilmu Fiqih pada IAIN Sunan Ampel Surabaya).

Rahim, A. Rahman. 2011. Nilai-Nilai Utama Kebudayaan Bugis. Yogyakarta: Ombak.

Richard L, Jhonson.,ed. 2007. Gandhi Experiments with Truth: Essetial Writings by and About Mahatma Gandhi.

Said, Mashadi. 2007. Kearifan Lokal dalam Sastra Bugis Klasik. Fakultas Sastra, Universitas Gunadarma, Jakarta. Artikel Ilmiah.

Sugiyono. 2004. Metode Penelitian Administratif. Bandung: Alfabeta.

Suradi,. 2006. Korupsi dalam system pemerintah dan swasta, Gava Media, Yogyakarta.

Ulber, Silalahi. 2010. Metode Penelitian Sosial. Bandung: Refika Aditaman.

Umam, M. Helmi. 2013. Pandangan Islam Tentang Korupsi. Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam Volume 3 Nomor 2 Desember.

Wagiran. 2010. Pengembangan Model Pendidikan Kearifan Lokal di Wilayah Provinsi DIY dalam Mendukung Perwujudan Visi Pembangunan DIY menuju Tahun 2025 (Tahun Kedua). Yogyakarta: Biro Administrasi Pembangunan.

Widjoyanto, Bambang., Gismar, Abdul Malik., dan Laode M. Syarif. 2010. Koruptor itu Kafir: Telaah Fiqih Korupsi dalam Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. cet.I. Jakarta: Mizan.

Wijayanto. 2009. Korupsi Mengorupsi Indonesia: Sebab, Akibat, dan Prospek Pemberantasan. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Yakan, Fathi. 2003. Komitmen Muslim Sejati. Solo: Era Intermedia.

Yusuf, Muhammad. 2013. Korupsi dan Integritas Publik: Perspektif Nilai Budaya Bugis dan Al-Qur’an. Jurnal PILAR, Vol. 2, No. 2.Juli-Des 2013.

Napitupulu, Diana Ria Winanti. 2010. KPK In Action. Jakarta: Niaga Swadaya.




DOI: https://doi.org/10.36869/pjhpish.v5i2.32

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Pangadereng

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Indexing: